Alasan. 1 kata yang terdiri dari 7 huruf. Orang bilang, setiap hal yang ada di hidup ini butuh alasan. Berlandaskan alasan, berpondasi alasan, dan berjalan dengan alasan. Benarkah demikian? Entah. Aku coba memaknai kata itu. Memaknai per huruf yang membangunnya, karena huruf itulah yang membangun suatu kata. Sebuah kata, "ALASAN."
Saat ada yang bertanya, "Kenapa memilih orang itu?" Kita akan menjawab karena dia baik, karena dia pengertian, karena dia perhatian, dan berbagai jawaban yang bisa kita keluarkan. Tapi apakah itu sungguh-sungguh jawaban? Tidak. Itu hanya alasan. Alasan yang mensugesti kita untuk memiliki rasa terhadap orang lain.
Saat ada yang bertanya, "Kenapa kamu menyukai makanan ini?" Biasanya aku menjawab, "Ngga tau, enak aja." Apa sesungguhnya itu jawabanku? Tidak. Karena aku pun tidak mengetahui pasti kenapa aku menyukainya, aku hanya beralasan. Alasan yang kupikir itu menyebabkan aku menyukai makanan itu.
Demikian pula saat ada yang bertanya, "Kenapa kamu sayang aku?" Dan akhirnya dijawab, "Sayang tidak butuh alasan." Percayalah, tidak butuh alasan itu sebenarnya adalah suatu alasan. Jadi? Alasan yang tidak beralasan? Iya. Menurutku.