Senin, 13 Mei 2013

Romantis dengan Cara Mereka Sendiri

Abis baca blog Teh Falla Adinda, ada kalimat yang gue suka, "Laki-laki memiliki bahasa sendiri-sendiri dalam mengungkapkan cinta." Kalimat yang simpel, tapi ngena. Gue pribadi udah pernah mengalami beberapa masa dekat dengan beberapa laki-laki. Dan yang bisa gue simpulkan adalah, masing-masing lelaki punya cara dan bahasanya sendiri dalam mengungkapkan isi hati mereka.

Contohnya, dari cara mereka nembak pertama kali, ada yang bikinin puisi, ada yang lewat telpon, dan ada juga yang cuma bilang, "Kita udah sama-sama dewasa, ngga perlu tembak-tembakan atau tanggal jadian. Aku sayang kamu, gimana?" Dan akhirnya jadian begitu saja :|

Ada yang inget banget buat ngucapin happy-month-versary tiap bulan (yang bahkan gue pun sering banget lupa dalam hal ini), ada yang tiap ulang tahun ngasih buket bunga atau nyiapin dinner, ada juga yang cuek ngga bahas ulang tahun kita tapi tiba-tiba ngajakin nonton di hari dia biasa kerja dan ternyata dia udah bela-belain bolos kerja buat kita, ADA.

Pernah denger ngga cewek ngeluh gini, "Ih cowok lo romantis deh ngasih coklat sama bunga gitu, cowok gue mana pernah?" Pasti ada deh, yakin. Menurut gue pribadi, romantis itu ngga harus lewat barang, romantis itu sebenernya sederhana kok, sederhana banget.

Ucapan "Selamat pagi" dari pacar itu juga salah satu bentuk romantis. Kenapa? Karena berarti dia ingat buat menyapa kita di awal harinya. Pacar ngga pernah ngucapin selamat pagi duluan? Tapi pacar diem aja nanggepin mood lo pas PMS? Itu bukan tanda dia ngga peduli, tapi dia paham kondisi lo, terkadang buat cowok aksi diam tuh jadi solusi. Because what? Mereka ngga mau menambah keemosian lo saat itu. Kurang romantis? Dasar perempuan.

Oke, gue termasuk dalam spesies ini, "Perempuan." Yang mungkin udah kodratnya emang selalu minta dimengerti. Tapi jujur, gue sendiri bukan pribadi yang romantis. Maka dari itu gue coba memahami romantis dari sisi yang berbeda-beda. 

Romantis kan ngga ada aturan-aturan tertulis, semua tentang bagaimana cara untuk mengungkapkan isi hati ke orang yang kita sayang. "Cara" yang berarti bisa ada banyak cara, bermacam-macam dan ngga cuma satu. Bahkan hal sepele pun bisa jadi hal yang romantis kalo kita mau memahami :)

Contohnya si Birong (Re: PACAR GUE!) selalu ngasih tau tiap dia baru nyampe kantor. Kenapa? Selain buat ngasih tau kalo dia "Ada", juga ngasih tau kalo dia baik-baik aja dan yang dia inget pertama adalah gue. Gue kegeeran? Iya kali, tapi bodo amat, menurut gue itu romantis. Sederhana kan?

Atau waktu gue ada acara alumni SMA ke daerah Cilember. Siapa sangka dia yang terlihat cuek itu nyiapin segala detail biar gue ngga kedinginan? Dari sweater, syal, sarung tangan, dan masker. Humm, itu romantis menurut gue. Untuk ukuran lelaki kayak pacar gue yang ajaib ini terutama.

Ya, masing-masing lelaki punya cara mereka sendiri untuk mengungkapkan isi hatinya, dan perempuan juga punya standar masing-masing buat menentukan hal-hal yang mereka anggap romantis. Ada yang menganggap romantis itu adalah bunga, cokelat, atau dinner romantis dengan lilin remang-remang unyu. Namun ada juga yang menganggap romantis saat sikap-sikap yang "tidak biasa", contohnya gue. Tapi itulah kebahagiaan tiap individu. Bahagia itu sederhana, romantis pun sederhana, sederhana dengan caranya masing-masing.



--Thank you, Birong, untuk telpon dan bbm di sela kerja selama ini.
Well, itu romantis yang sederhana menurutku :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar